
Alor Timur, www.sinodegmit.or.id, Majelis Sinode GMIT menahbiskan Gedung Gereja Pella Adagae Klasis Alor Timur Laut sekaligus perayaan pemandirian jemaat yang ke-9, pada Kamis (20/11/2025). Momen ini merupakan ungkapan syukur jemaat atas selesainya pembangunan gedung gereja yang baru, menggantikan bangunan gereja lama yang hancur akibat gempa bumi pada tahun 2004.
Ketua Majelis Jemaat Pella Adagae Pdt. Kans D. J. Nenotek dalam sambutannya mengenang kembali masa sulit tersebut.
“Pada tahun 2004, gempa bumi besar menyebabkan gedung Gereja ini rubuh rata dengan tanah, bahkan juga rumah-rumah Jemaat.” ungkapnya.
Namun, lanjut Pendeta Nenotek, dalam kekecewaan dan air mata, jemaat merasakan kasih setia Tuhan.
“Semangat untuk membangun dan terus membangun tidak pernah padam, di mana Tuhan telah mengutus banyak pihak untuk membantu jemaat melewati badai dan mendirikan kembali gedung Gereja yang diresmikan hari ini,” tutur Pdt. Kans.
Senada dengan itu, salah satu jemaat, Saul Takalapeta mengungkapkan imannya bahwa Tuhan tidak meninggalkan mereka.
“Jemaat tidak kehilangan iman dan semangat untuk membangun sebab ada kesadaran bahwa gereja bukanlah gedung namun persekutuan orang-orang percaya dalam iman dan pengharapan kepada Tuhan. Kami percaya Tuhan tidak meninggalkan kami,” kata Saul.
Gedung yang diresmikan tersebut berukuran 23 x 9 meter dan menghabiskan dana Rp. 353.100.000, yang bersumber dari tanggungan jemaat, usaha dana jemaat dan panitia pembangunan, Pemerintah dan sumbangan lainnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Sinode GMIT, Pdt. Zimrat M.S. Karmany dalam suara gembalanya menyampaikan bahwa meskipun pembangunan gedung telah selesai, jemaat diharapkan tetap menjaga kebersamaan, senantiasa berdoa, setia beribadah baik dalam keadaan apapun, sambil memelihara persekutuan dalam pelayanan.
Selanjutnya, ia menyampaikan terima kasih atas persembahan yang diberikan oleh jemaat, para donatur, dan Pemerintah dalam mendukung pembangunan. Ia juga menekankan pentingnya memberikan persembahan yang tulus untuk Tuhan agar persembahan tersebut diberkati.
Selaku Pendeta Penahbis, Pdt. Zimrat menjalani sejumlah rangkaian kegiatan, diawali dengan pembukaan selubung papan nama, penandatanganan prasasti, penanaman anakan pohon gaharu, dan pengguntingan pita.
Pdt. Zimrat menerima penyerahan gedung secara simbolis dari Ketua Majelis Jemaat Pella Adagae, kemudian menahbiskannya.
Kebaktian penahbisan tersebut dipimpin oleh Pdt. Fina Kudji Lede selaku pengkhotbah dan Pdt. Vina Makunimau sebagai Liturgos.
Turut hadir dalam acara tersebut, Anggota DPRD Provinsi NTT, Soleman B. Gorangmau, Asisten 3 Bupati Alor Bidang Administrasi Umum, Camat Alor Timur Laut, Ketua Majelis Klasis (KMK) Alor Timur Laut, KMK Teluk Kabola, para Pendeta se-Klasis Alor Timur Laut dan undangan lainnya. ***











