
KALABAHI-ALOR, www.sinodegmit.or.id – Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) memberhentikan dengan hormat Pendeta Dessi D. S. D. Millu, S.Th, sebagai karyawan penuh waktu karena telah memasuki usia pensiun (emeritasi). Ibadah emeritasi sekaligus serah terima jabatan ini dilaksanakan di Jemaat Pola Tribuana Kalabahi, Klasis Alor Barat Laut, pada Minggu (22/2/2026).
Pdt. Dessi, lahir pada 18 Desember 1965. Setelah menamatkan Pendidikan pada UKAW Kupang (tahun 1990), ia menjalani masa vikariat di Jemaat Apui, Klasis Alor Selatan. Pada tanggal 13 Desember 1991 ditahbiskan menjadi Pendeta GMIT di Jemaat Pola Tribuana Kalabahi. Selanjutnya ia mengawali pelayanan di Jemaat Imanuel Habula Klasis Alor Barat Daya, kemudian melanjutkan pelayanannya di Jemaat Pola Tribuana Kalabahi. Ia mengakhiri masa baktinya setelah mendedikasikan diri selama 34 tahun 9 bulan dalam pelayanan di GMIT.
Dalam ibadah emeritasinya, Pdt. Dessi mengungkapkan rasa terima kasih kepada Tuhan dan seluruh Jemaat Pola Tribuana yang telah mendukungnya. Ia menitipkan pesan penting bagi para pelayan yang masih aktif.
“Milikilah kemampuan menjaga konsistensi, integritas, dan loyalitas dalam diri. Milikilah kerendahan hati, karena itu yang dinasihatkan Yesus kepada para murid. Barangsiapa mau menjadi besar, ia harus menjadi pelayan,” pesan Pdt. Dessi.
Wakil Sekretaris Majelis Sinode GMIT, Pdt. Zimrat M. S. Karmany, M.Th, dalam suara gembalanya menegaskan bahwa masa pensiun secara struktural tidak menghentikan panggilan Tuhan bagi seorang hamba-Nya.
“Panggilan Allah tidak berhenti karena emeritasi. Panggilan Allah itu terus hidup dalam diri para pelayan. Pelayanan bukan sekadar jabatan, pekerjaan, atau proses struktural, tetapi Allah sendiri yang memanggil hamba-Nya. Karena itu, teruslah berbuah dalam pelayanan Tuhan,” ujar Pdt. Zimrat.
Dalam kesempatan tersebut, Pdt. Zimrat juga menyampaikan apresiasi mendalam atas pengabdian Pdt. Dessi selama 34 tahun, – juga kepada pimpinan RSUD Kalabahi atas kerja sama yang terjalin selama ini dengan GMIT.
Sementara itu, Pnt. Obet Bolang mewakili Jemaat Pola Tribuana dalam sapaannya bersyukur dan bersukacita kepada Tuhan sebab Pdt. Dessi dapat mengakhiri pelayanannnya dengan baik. Ia setia melayani hingga akhir masanya.
Sejalan dengan masa emeritasi Pdt. Dessi, Majelis Sinode GMIT melakukan penataan personel dengan menugaskan Pdt. Melsiana M. K. Tadji Lena, M.Th., sebagai tenaga pelayan umum di RSUD Kalabahi. Selanjutnya, untuk melanjutkan estafet pelayanan di Jemaat Pola Tribuana, Majelis Sinode menempatkan Pdt. Novi Neonufa, S.Th., yang sebelumnya melayani di Jemaat Sei’Eng Klasis Alor Barat Laut, serta Pdt. Loisa R. M. Ena Blegur, M.Th., yang sebelumnya bertugas di RSUD Kalabahi
Kebaktian tersebut dipimpin oleh Pdt. Zimrat M. S. Karmany sebagai pengkhotbah dan Pdt. Simon Petrus Amung, S.Th sebagai liturgos.
Turut hadir Ketua UPP Personil Majelis Sinode GMIT, Pdt. Tonias Nalle, para pendeta GMIT dan undangan lainnya.
Diinformasikan bahwa Jemaat Pola Tribuana memiliki 1.514 KK (5.914 jiwa). ***











