//SMA Swasta Kristen Tarus Tawarkan Kurikulum Internasional dengan Fokus Bahasa Jerman

SMA Swasta Kristen Tarus Tawarkan Kurikulum Internasional dengan Fokus Bahasa Jerman

Tarus-Kupang, www.sinodegmit.or.id, SMA Swasta Kristen Tarus Tengah, menawarkan kurikulum Internasional dengan peningkatan kapasitas Bahasa Jerman kepada para siswa, dimulai Tahun Ajaran 2025/2026. Demikian disampaikan Indra Irwansyah, salah satu staf pada Sekolah tersebut di Tarus, Kupang Tengah, pada Selasa (23/9/2025).

Hal ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara GMIT dan Yayasan Pendidikan Keluarga Kadarisman (The Kadarismans Foundation) sebagai bagian dari Global Katalyst e.V Jerman untuk membangun kapasitas dan SDM unggul di Sekolah-sekolah GMIT. Jadi di SMA Swasta Kristen Tarus Tengah, para siswa bisa mengakses pendidikan di level internasional.

“Kita memperbaiki manajemen dan menggunakan kurikulum bertaraf internasional terutama pada bidang Bahasa, 50% menggunakan Bahasa Jerman dan 50 % kurikulum dengan mata pelajaran Nasional. Untuk jangka panjang, anak-anak dipersiapkan sejak Kelas 10, dengan tujuan ketika tamat, mereka melanjutkan Pendidikan Sarjana di Jerman dengan basic kurikulum yang sudah mereka peroleh,” kata Indra.

Ia melanjutkan bahwa program tersebut didukungan dengan skema sharing biaya antara Global Katalyst e.V Jerman dan siswa yang bersangkutan, tetapi juga tersedia beasiswa penuh.

“Dengan adanya program unggul yang ada di sekolah ini, kami berharap mendapat dukungan dari Jemaat-jemaat untuk menyekolahkan anak mereka di sini demi masa depan yang lebih baik dan dapat mengakses pendidikan di level internasional,” ujarnya.

Salah satu siswa Kelas 10, Rafles (15) memperkenalkan diri kepada media tersebut menggunakan Bahasa Jerman tentang identitas dan kelas Bahasa Jerman yang sedang ia ikuti. Baginya Bahasa Jerman sangat menarik untuk dipelajari. Ia berharap dapat melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi.

Sekarang ada 100 siswa yang dipersiapkan dibimbing oleh 9 orang guru, diantaranya ada yang memiliki spesifikasi Bahasa Jerman.

Sekolah ini didukung dengan Lab IPA, Lab Komputer, Perpustakaan, Ruang Guru, Ruang Kepala Sekolah, dan Asrama. Selain kegiatan belajar mengajar, Sekolah ini juga menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka, cycling club, dan hiking club. Kegiatan lain yang dilaksanakan yakni pengembangan lahan pertanian untuk tanaman hortikultura seperti sayur-sayuran dan lombok, serta budidaya ikan lele. ***